Kisah Cerpen Kanak2 Ank2 Cerita Rakyat Melayu SI JANGOI Bhagian Akhir

Cerita Rakyat Melayu 
SI JANGOI

Melihat orang-orang kampong sangat terkejut dan sepertinya tak sampai hati untuk memenggal dirinya menjadi tiga bahagian, si Jangoi pun berkata,  “Kenapa orang-orang menjadi ketakutan dan tak sampai hati untuk memenggal aku?

Kalau tubuhku tidak dipisahkan, aku tidak akan mati dan aku akan terus mengacau!” Ujar si Jangoi. Kata-katanya, betul-betul membuat orang kampong serba salah. Kalau tidak melakukan seperti apa kata si Jangoi. Kampong tidak akan aman. Tapi kalau melakukan syarat yang dikatakan oleh Jangoi, mereka juga tak sampai hati.

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya si Jangoi di bunuh. Namun orang kampong tidak mengikut arahannya dari Jangoi untuk memisahkan ketiga bahagian tubuhnya. Akhirnya, tak sampai seminggu si Jangoi bangkit dari kuburnya, dan hidup kembali, serta mengacau orang kampong lebih dahsyat. Si Jangoi betul-betul jadi macam orang minyak.

Terpaksalah orang kampong mencari orang yang berilmu, orang pandai, untuk menangkap Jangoi. Setelah berusaha dengan keras, akhirnya si Jangoi dapat tertangkap. “Wahai orang kampong sekaliannya, kita memang harus melakukan seperti arahan yang diberikan oleh si jangoi ini. Sebab itulah petuahnya, jika kita tidak melakukannya. Si Jangoi akan terus dengan perangkainya.

Bahkan semakin hari, semakin jahat. Memang kita tak sampai hati, sebab si jangoi masih budak lagi. Demi kepentingan orang banyak, terpaksalah kita harus mengorbankan si Jangoi!” Demikian kata orang pandai itu dengan panjang lebar. Akhirnya dengan perasaan serba salah, orang-orang kampongpun melakukan seperti apa yang dikatakan oleh Jangoi. Konon, kepala Jangoi di tanam di Pulau Los, badannya di tanam di Pulau Penyengat, sedangkan kakinya di tanam di Pulau Paku.

Memang sungguh ajaib! Sejak kejadian itu si Jangoi memang tak pernah muncul lagi. Kampong itupun kembali tentram seperti semula. Oleh sebab itu, kalau ada anak nakal, selalu disebut orang, “Huh! Kelaku macam si Jangoi!”  TAMAT

*****
Cerita rakyat yang diceritakan di atas hanyalah sebagian dari cerita rakyat yang dimiliki Kepulauan Riau. Selain cerita-cerita di atas, Kepulauan Riau masih memiliki banyak cerita rakyat, antara lain, Pinang Gumba, Bidu Berjanggut, Silang Juna, Si Jambu Rakai, Jerambang, Dandan Setia Nazar Dicinta, Panglima Undan,
Asal Mula Orang Maras Pindah ke Bakung, Awang Pengintai, Cerita Suku Barok, Gunung Lima Beradik, Ular Mati Ekor, Panglima Daik, Pak Belalang, Pak Pandir, Lebai Malang, Si Tanggang, Si Badang, Pulau Paku, Pulau Tapai, Jangoi, Kisah Gunung Daik dan masih banyak lagi.

0 Response to "Kisah Cerpen Kanak2 Ank2 Cerita Rakyat Melayu SI JANGOI Bhagian Akhir"

Post a Comment